Archive for March, 2008

I was totally down this week..

Saturday, March 29th, 2008

Starting with a big deal of some project, okay its a good point, but in the next day i recognize that i’ve a lot school project that i must do in the same time.

The problem is, i cant manage the time with many important thing, and tomorrow i must face 3 subject; mid exam, discuss with my school project assistant and meeting with client which is until now i dont having a great concept to present.

Other problem is, i was shocked about hosting problem, yeah i know its about bad hosting company and my fault to didnt back up the data of my website (well i’ve explained later when my mood turn good).

Pfuuh.. its totally stressing me and i hope god give me strenght to facing all of it.

My SonyEricsson P1i

Saturday, March 22nd, 2008

p1i-jktinf2.jpg

Akhirnya setelah lama ngidam menginginkan hp dari seri P, Sony Ericsson, kemarin kebeli juga :D hal ini gak lepas dari hp gw sebelumnya yang bikin bt para klien, pacar, temen dan juga gw sendiri tentunya yang karena usianya yang sudah kepala 4 bikin ga bersahabat untuk nerima/melakukan panggilan.

Sebelumnya gw udah pernah pake P800, saat itu lah jatuh cinta gw yang teramat sangat pada P seriesnya SE, bukan karena touchscreennya, tapi lebih ke fitur office dan aksesbilitas koneksinya yang mumpuni hehe, sayangnya memang di P1i ini blom ada HSDPA, tapi toh saat ini gw belum perlu banget, jika mungkin nanti suatu hari perlu, XPERIA inceran berikutnya untuk upgrade :)

Sejarah gw dengan jajaran hp ericcson bermula saat SMP dengan Ericsson T10 warna biru telur asin, waktu itu T10 ini termasuk kelas biasa, kalo ga salah display layarnya cuma 3 baris (cmiiw) dan masih flip (khasnya ericsson), lalu setelah T10, gw dihadiahi T310 oleh bokap, ini juga gw bilang mumpuni untuk utak atik gw dengan konektifitas, saat itu kira-kira pas SMA kelas 2, gw udah mulai menggunakan HP sebagai sarana cek dan kirim email :) , walaupun T310 termasuk kelas low-end, tapi fiturnya bener-bener dashyat, setelah T310 gw ngga ganti hp lagi, cuma karena T310 ini baterenya bermasalah dan udah ganti berkali-kali, akhirnya gw pake hp pengganti sementara Nokia 7210, dengan hp ini murni cuma dipake sms dan telpon, ga terlalu minat untuk utak-atik, lalu karena Nokia 7210 ini juga udah uzur dan seringkali mematikan panggilan secara sepihak hehe, akhirnya kemarin gw putuskan untuk membeli SE P1i..

Intinya, nggak percuma beli hp ini.. walaupun disertai hati yang berat saat menggesek debitcard, cuma sekarang bisa bernafas lega, setidaknya saat tidak melihat rekening tabungan hehehe

Nanti kalo ada waktu, gw buat review kecil2an tentang hp ini.. see u, saatnya kembali ke pekerjaan.

Ars Kontemporer - Transportasi Massal di Jakarta - Part 2

Monday, March 10th, 2008

Pada bagian pertama, saya sudah mencoba meninjau dari sisi sejarahnya, pada bagian ini saya coba lebih mendetail dengan mengeksplorasi tiap-tiap poin yang saya sebutkan pada postingan pertama;

Post ini adalah salah satu syarat untuk pemasukan tugas mata kuliah Arsitektur Kontemporer
Judul Isyu: Transportasi Massal di Jakarta - M.Fahmi Alhaqqi - 315 04 0137


Trem

Jika kita kembali ke masa-masa Gubernur Jenderal JP Coen, Batavia sudah memiliki jaringan Trem yang meliputi pusat kota hingga ke daerah pinggir kota ketika itu.

Pada gambar diatas (1897) dapat dilihat sebuah Trem melintasi Stationsplein (Museum Bank Mandiri) tepat diseberangnya terdapat Stasiun Kota.

Dapat dilihat, garis kuning merupakan jalur Trem saat itu, menghubungkan pusat kota (Stadhuis) dengan Jalan Harmoni, dapat dilihat pula bahwa saat itu Trem sudah terintegrasi dengan Stasiun Kota, terbukti dengan adanya jalur yang melintasi didepan stasiun tersebut, mengingat Stasiun Kota saat itu masih melayani jalur kereta api luar daerah (Stasiun Gambir belum ada)

Dari gambar diatas, jelas sekali terlihat rel Trem yang melewati lajur di sekitar Stadhuis / Museum Fatahillah, dimana ketika itu Stadhuis merupakan pusat kota Batavia, hal ini memperlihatkan bahwasanya kebutuhan akan transportasi massal sudah direncanakan sejak awal

Pada gambar disamping, terlihat adalah peta jaringan Trem di Batavia ketika itu, Trem sudah merupakan transportasi massal yang terintegrasi dengan kota Batavia.

Dapat dilihat pula kotak-kotak hitam merupakan tempat pemberhentian Trem tersebut.

Transportasi Air

Sebelum membahas mengenai transportasi air, mari kita lihat kembali peta Batavia pada tahun 1920, di peta tersebut terlihat system grid yang menjadi dasar perencanaan kota dan dapat dilihat pula banyaknya percabangan kali yang melalui kota Batavia.

Dan lihat juga peta di Jalan Harmoni-Hayam Wuruk yang merupakan pusat bisnis kala itu, terlihat Kali Harmoni sebagai jalur transportasi air berdampingan dengan jalan raya di kedua sisinya

Jika kita melihat lebih jauh, cikal bakal transportasi air di Batavia adalah adanya pelabuhan sunda kelapa sebagai pintu masuk kapal para pedagang dari luar, memanfaatkan kali ciliwung yang kala itu masih sangat lebar, kapal pedagang dapat masuk ke kota Batavia melalui Sunda Kelapa, dan kali-kali kecil percabangan dari Kali Ciliwung dimanfaatkan sebagai moda transportasi air dalam kota.

Gambar diatas adalah pelabuhan Sunda Kelapa pada tahun 1870, terlihat beberapa kapal sedang berlabuh
Sedangkan gambar ini (1930) adalah gambar suasana di Jembatan Merah, Kali Besar, dimana jembatan ini dapat dibuka untuk akses kapal yang ingin keluar-masuk Batavia, jembatan ini memiliki pengaruh yang sangat kuat pada kegiatan ekonomi ketika itu, dan jembatan ini juga merupakan suatu teknologi yang sudah maju ketika itu.

Gambar-gambar diatas adalah suasana Kali Besar pada tahun 1910, terlihat Jembatan Merah, dan suasana kegiatan di Kali Besar ketika itu.


Bagaimana dengan saat ini?

Pemprov DKI pada masa Sutiyoso, sudah merencanakan dan malah sudah mulai dijalankan transportasi air ini, dengan persiapan yang kurang matang dan kondisi kali/sungai yang masih berbau/kotor, proyek ini tetap dijalankan pada masa akhir jabatan beliau, dan ini beberapa gambarnya;

Para calon penumpang menunggu dengan sabar di dermaga pemberhentian, terlihat dua moda kapal motor siap mengantar

Dermaga Halimun yang kurang besar dan arsitekturalnya kurang menarik

Indahnya Jakarta.. Het Venetië van Java (Venesia dari Jawa)

Rokok, Kopi & Obesitas

Monday, March 10th, 2008

“Ngerokok mi?”

Banyak yang nanya gitu, jawabnya, “udah ngga lagi :)”

Yup, gw berhenti merokok sejak SMP kelas 2, sampe sekarang kuliah semester 8.. alhamdulillah ngga balik merokok lagi, paling kalo menghadapi masalah berat, serius dan bikin stress, itupun cuma satu-dua dari sejak berhenti ngerokok.

Gw besar dikeluarga yang dekat dengan rokok, eyang kakung dari pihak bokap merupakan perokok berat (pernah berhenti namun akhir akhir ini kembali merokok lagi, umurnya saat ini kurang lebih 86 tahun), bokap juga perokok berat (kalo lagi menghadapi tender, 3 bungkus bisa abis dalam sehari, dan dihabiskan didepan laptopnya).. dan gw sebagai keturunannya mewarisi juga bakat ngerokok, apalagi didukung suplai rokok berlimpah di rumah hehe cuma anehnya gw ngga ngerokok, ya mungkin karena larangan dan proteksi nyokap yang sangat kuat juga sih :)

Flashback dulu ya..

Dulu, jaman gw  SMP, disebut hebat, jagoan ato apalah kalo ngerokok, ikut tawuran ato cabut pelajaran :D dan gw ikut 2 diantaranya, ngerokok dan cabut pelajaran, kalo tawuran gw bagian seksi konsumsi ajah haha, nah dari situ lah gw sempet kecanduan rokok, sehari minimal 2 batang di sekolah ato dirumah.. Naik ke kelas 2 SMP, mulai tumbuh benih benih cinta monyet hihi, agar supaya terlihat menjadi cowok flamboyan, maka rokok gw tinggalkan dan akhirnya fokus pada cinta-cintaan haha dan sampe sekarang gw udah ga ngerokok lagi, pernah sih sekali dua kali itupun dalam keadaan stress/depresi berat karena beban hidup *halah*

Masa SMA, benar benar bersih dari rokok, menjalani masa SMA dengan penuh cinta membuat gw melupakan rokok :P

Nah saat masuk di jurusan arsitektur, gw dihadapkan pada 3 pilihan, merokok, ngopi, ato ngerokok sambil ngopi? gw pilih opsi nomer 2, alhasil dalam jangka 2 semester berat badan gw naik drastis, kebiasaan ngopi lalu dilanjut tidur pagi bikin pola makan jadi ngga teratur dan tentunya obesitas, dan sekarang gw alhamdulillah udah berhasil mengurangi tingkat kecanduan ngopi.

Sekarang gw udah bisa ngga kecanduan rokok dan kopi, tapi masih kecanduan ngemil.. huuh musti berjuang lagi nih mengembalikan sixpack kesedia kala.. halahalah

Almost done..

Monday, March 10th, 2008

transfera.jpg

primewood.jpg

Pfuuh, akhirnya smua deadline selesai.. dan siap disambut deadline berikutnya (amin, mudah-mudahan goal dealnya)

Ohya, akhirnya logo sewabunga jadi dipake loh.. senangnya hehe bekerja sama dengan si Bos onderdil..

sebung.gif

sb.jpg

Btw gw abis bikin corp id untuk jakartainformal, habisnya lumayan banyak untuk ukuran cetak corp id, cuma karena gw menerapkan sesuatu yang beda, terutama di kartunama dan finishingnya, jadilah harganya cukup lumayan.. berharap bisa menggaet lebih banyak klien di masa mendatang :)

Ars Kontemporer - Transportasi Massal di Jakarta - Part 1

Saturday, March 1st, 2008

Post ini adalah salah satu syarat untuk pemasukan tugas mata kuliah Arsitektur Kontemporer
Judul Isyu: Transportasi Massal di Jakarta - M.Fahmi Alhaqqi - 315 04 0137

Transportasi Massal di Jakarta

Dewasa ini, transportasi umum merupakan hal yang sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat urban, khususnya di Jakarta.

Seiring dengan makin tingginya pertumbuhan industri otomotif dan juga naiknya harga minyak dunia disertai dengan volume jalan raya yang kurang berkembang membuat keadaan transportasi di Jakarta semakin kompleks.

Bagi pemilik kendaraan pribadi, berkendara di Jakarta saat peak hours bukanlah suatu kenikmatan, banyak yang harus dibayar selain bensin yang terbuang percuma, juga waktu yang panjang yang harus terbuang sia-sia di jalan, belum lagi kondisi jalan yang makin hari makin tidak sempurna, terlalu banyak kerusakan yang diakibatkan dari rendahnya kontrol perawatan dan mungkin akibat banjir yang melanda Jakarta tidak berapa lama lalu.

Tinjauan Sejarah

Jakarta pada perkembangannya, memiliki beberapa jenis moda Transportasi Massal, antara lain;

  • Trem
  • Transportasi Air / Perahu Sampan
  • Transportasi Umum Kota (Bus, Omprengan, Bemo)
  • Transportasi Umum terbatas (Taksi, Ojek Motor, Ojek Sepeda, Becak, Helicak, Bajaj)
  • Transportasi Massal Skala Menengah (Trans Jakarta)
  • Transportasi Massal Skala Besar (KRL-Kereta Listrik Jakarta Kota-Bogor)

Namun pada perkembangannya, Trem dan transportasi air sudah tidak dapat ditemui, baru belakangan ini oleh Gubernur Sutiyoso mulai diaktifkan kembali Transportasi Air, walaupun dengan persiapan yang kurang matang dan tidak jelas perencanaannya, sedangkan Trem diimajinerkan menjadi Busway/Trans Jakarta yang juga memiliki kompleksitas tinggi (dijelaskan selanjutnya).

berlanjut ke Part 2 

Speedy Down = Saya Down

Saturday, March 1st, 2008

Yeah, tanggal 29 februari kemarin satu hari penuh gw ngga terkoneksi dengan internet, bukan karena telat bayar :P tapi memang jaringan speedy bermasalah di palembang (sumber: detikcom) hal ini pulalah yang menyebabkan gw seharian cuma nonton tv, makan, tidur ngga bisa ngerjain kerjaan sama sekali, ya karena memang modal kerjanya internet salah satunya.

Hal ini membuat gw berfikir, seharusnya ada cadangan koneksi selain speedy, entah itu gprs/hsdpa connection yang jelas sewaktu-waktu hal ini terulang, ngga akan terlalu bikin gw down.

Untungnya deadline yang sangat mepet udah selesai pada malam hari sebelumnya, jadi agak ringan bebannya hanya memang beberapa pekerjaan jadi tertunda dan menumpuk :D

Satu hal yang aneh, meskipun hanya koneksi internasionalnya yang terganggu, tetapi ketika gw buka detikcom pagi jam 8an masih normal, pas dibuka lagi sekitar jam 10an malah ga bisa.. loh loh.. yasutra akhirnya gw cukup bisa puas membrowsing situs departemen-departemen yang berakhiran .go.id hehe untungnya, ada beberapa blog yang di host di server IIX yang masih bisa dibuka, lumayan buat iseng baca-baca..

Yaa speedy, saya ngga nuntut kok.. cuma kasih diskon lah.. :) ato gini deh, buat pandi dan yang mengurus hosting IIX (entah siapa), tarif hosting IIX diturunkan deh.. jadi domainnya .id hostingnya pun IIX.. gimana?!?